Laba Bersih Gajah Tunggal Tergerus Rugi Kurs
Rabu, 13 Apr 2005 11:28 WIB
Jakarta - Perusahaan ban PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengalami penurunan laba bersih tahun 2004 sebesar 45,11 persen menjadi Rp 478,150 miliar dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 871,131 miliar.Laba bersih perseroan tergerus oleh tingginya rugi kurs pada tahun 2004 sebesar Rp 465,887 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang mencetak laba kurs Rp 388,900 miliar. Demikian penjelasan manajemen dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Rabu,(13/4/2005).Sedangkan penjualan penjualan perusahaan ban ini di tahun 2004 mengalami kenaikan 18,8 persen menjadi Rp 6,807 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5,729 triliun. Laba usaha perseroan di tahun 2004 juga naik 157 persen menjadi Rp 683,774 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp 265,617 miliar.Pemegang saham GJTL adalah Garibaldi Venture Fund Limited 68 persen, Compagnie Financiere Michelin 10 persen, publik 21,74 persen dan sisanya lain-lain. Total aset perseroan per 31 Desember 2004 mencapai Rp 6,341 triliun.GT PetrochemSementara anak perusahaan Gajah Tunggal yaitu PT GT Petrochem Industries Tbk (ADMG) juga mengalami penurunan laba bersih tahun 2004 sebesar 43,5 persen menjadi Rp 458,097 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp 811,167 miliar.Penurunan laba bersih ini juga disebabkan oleh adanya rugi kurs yang cukup besar Rp 326,605 miliar pada tahun 2004 dibandingkan tahun 2003 yang mencetak laba kurs sebesar Rp 267,640 miliar. Sedangkan penjualan perseroan tahun 2004 naik 46 persen menjadi Rp 4,481 triliun dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 3,059 triliun.Laba usaha perseroan juga naik menjadi Rp 462,658 miliar dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 22,695 miliar. Sedangkan total aset perseroan per 31 Desember 2004 mencapai Rp 4,549 triliun.Komposisi pemegang saham ADMG adalah PT Gajah Tunggal Tbk sebesar 50,01 persen, Garibaldi Venture Fund Limited 20,45 persen, dan publik 29,54 persen.
(san/)











































