Selain itu Trump menyebutkan bahwa dalam pemerintahannya beliau akan menaruh AS sebagai yang utama (American First, Buy American, Hire American).
Permintaan terhadap pound sterling meningkat di akhir pekan. GBP ditutup bullish di 1.2374. Adapun market sentimen yang mempengaruhi pergerakan pound sterling adalah pernyataan Perdana Menteri Inggris, Theresa May yang menyebutkan bahwa selepas Brexit, AS akan menjadi salah satu mitra perdagangan Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai tukar rupiah 1 month forward minggu lalu berada di Rp 13.456 seiring dengan squaring posisi para pelaku pasar terkait inagurasi Trump. Rupiah pagi ini diperkirakan akan menguat dibandingkan penutupan di 13410 dimana range pergerakan Rupiah di 13325-13425.
Sentimen global yang akan dikhawatirkan berpengaruh pada pergerakan Rupiah adalah, Fiscal Policy Trump yang akan memicu inflasi emerging markets termasuk Indonesia. (dna/dna)











































