Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung menguat sore ini. Dolar AS berada di kisaran Rp 13.327 dibandingkan posisi pagi tadi Rp 13.357.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 8,714 poin (0,16%) ke level 5.321,554. Sedangkan Indeks LQ45 naik 2,206 poin (0,25%) ke level 888,830.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan sesi pertama IHSG ditutup bertambah 3,977 poin (0,07%) ke level 5.316,817. Indeks LQ45 bergerak naik tipis 1,127 poin (0,13%) ke level 887,751.
Sempat melesat ke level tertinggi ke 5.331,516, IHSG kembali bergerak fluktuatif sebelum akhirnya terjungkal 10 poin (0,19%) ke posisi 5.302,662. LQ45 juga melemah 3,88 poin (0,44%) ke 882,739.
Saham-saham sektor pertanian naik 0,55% diikuti sektor pertambangan yang naik 0,50%. Saham sektor industri campuran jatuh paling dalam sebesar 2,11%.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Tambang Batubara (PTBA) naik 500 poin (4,62%) ke Rp 11.325, Indo Tambangraya (ITMG) naik 475 poin (3,27%) ke Rp 15.000, Merck (MERK) naik 350 poin (3,98%) ke Rp 9.150, dan Asuransi Ramayana (ASRM) naik 330 poin (15,35%) ke Rp 2.480.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Unilever Indonesia (UNVR) turun 375 poin (0,90%) ke Rp 41.325, United Tracktor (UNTR) turun 225 poin (1,00%) ke Rp 22.375, Indofood Sukses Makmur (INDF) turun 200 poin (2,50%) ke Rp 7.800, dan Astra International (ASII) turun 200 poin (2,47%) ke Rp 7.900.
Pasar saham regional rata-rata tidak berdagangan hari ini, masih dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek. Hanya bursa Jepang yang buka, siang ini Indeks Nikkei 225 melemah 98,551 poin (0,51%) ke level 19.368,850. (dna/mkj)











































