Wall Street Lesu Karena Trump dan Buruknya Laporan Kinerja

Wall Street Lesu Karena Trump dan Buruknya Laporan Kinerja

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 01 Feb 2017 07:30 WIB
Wall Street Lesu Karena Trump dan Buruknya Laporan Kinerja
Foto: Ari Saputra
New York - Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) masih lesu pada perdagangan Selasa. Ini karena kinerja yang mengecewakan dari sejumlah perusahaan, dan ketidakpastian rencana Trump mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kinerja ExxonMobil yang di bawah ekspektasi pelaku pasar membuat sahamnya jatuh 1,2%. Perusahaan migas ini melaporkan penghasilannya di kuartal IV-2017 turun 39,6% menjadi US$ 1,7 miliar.

Saham-saham yang turun di antaranya adalah JPMorgan Chase, Goldman Sachs, dan Caterpillar. Saham-saham blue chip ini sebelumnya naik tinggi saat Trump jadi presiden, dan memunculkan harapan adanya pemangkasan pajak, anggaran infrastruktur yang besar, dan kebijakan lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi sekarang, muncul keraguan besar bahwa Trump dan anggota Kongres Republik bisa mewujudkan agenda tadi, setelah kontroversi yang terjadi pada kebijakan yang dikeluarkan Trump, yaitu soal imigrasi.

Pada perdagangan Selasa (31/1/2017), indeks Dow Jones turun 0,5% ke 19.864,09. Indeks S&P 500 turun 0,1% ke 2.278,87. Sementara indeks Nasdaq naik tipis ke 5.614,79.

"Ini karena kombinasi berita soal kinerja yang mengecewakan, kekhawatiran soal Trump, dan berita makro," kata Analis, Peter Cardillo, dilansir dari AFP, Rabu (1/2/2017).

Saham UPS Jatuh 6,8% karena mengalami kerugian US$ 239 juta di kuartal IV-2016. Saham perusahaan alat olahraga, Under Armour jatuh 23,4% karena kinerjanya di bawah ekspektasi pasar. Saham Harlet-Davidson turun 1,5% karena turunnya permintaan. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads