Melansir dari keterbukaan informasi, Senin (6/2/2017), informasi terakhir yang dipublikasikan oleh emiten untuk mendorong saham adalah informasi pada 16 Januari 2017 mengenai Hasil Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham DGIK tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," kata Kepala Divisi Operasional Perdagangan BEI, Jakarta, Senin (6/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara peningkatan paling tinggi terjadi pada 2 Februari 2017 yang naik dari Rp 95 ke level Rp 113.
Oleh karena itu BEI berharap investor memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi. (ang/ang)











































