Follow detikFinance
Jumat, 10 Feb 2017 17:22 WIB

Tito Pertimbangkan Kembali Wacana Hapus Batas Harga Saham Gocap

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) punya wacana mengubah batas bawah nilai saham yang selama ini Rp 50 alias gocap. Batasan tersebut dibuka untuk mendorong saham-saham batas bawah tersebut yang biasa disebut penny stock.

Namun rencana yang sudah diumumkan sejak tahun lalu itu di pertimbangkan kembali. BEI melihat akan ada dampak dari wacana tersebut.

"Kita belum lakukan, kita pertimbangkan lagi," kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Tito menjelaskan, jika batasan saham gocap dilepas maka ada kemungkinan harga saham akan terus turun hingga Rp 1. Jika begitu, maka BEI harus mengubah aturan fraksi harga hingga auto rejection.

"Kita juga harus ubah jumlah lot. Kalau Rp 1 berarti 1 lot Rp 100 perak. Masa cuma segitu," imbuhnya.

Berdasarkan hal itu, Tito mengaku akan mempertimbangkan kembali wacana yang dia lontarkan sendiri itu. Sebab saat ini banyak juga saham-saham tidur yang sudah bangkit dan meninggalkan julukan gocap, seperti saham-saham milik Grup Bakrie.

"Jadi sementara kita diamkan dulu, sambil terus kita pelajari. Kayaknya si (saham gocap) sudah bagus semua," tukasnya. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed