Namun rencana yang sudah diumumkan sejak tahun lalu itu di pertimbangkan kembali. BEI melihat akan ada dampak dari wacana tersebut.
"Kita belum lakukan, kita pertimbangkan lagi," kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga harus ubah jumlah lot. Kalau Rp 1 berarti 1 lot Rp 100 perak. Masa cuma segitu," imbuhnya.
Berdasarkan hal itu, Tito mengaku akan mempertimbangkan kembali wacana yang dia lontarkan sendiri itu. Sebab saat ini banyak juga saham-saham tidur yang sudah bangkit dan meninggalkan julukan gocap, seperti saham-saham milik Grup Bakrie.
"Jadi sementara kita diamkan dulu, sambil terus kita pelajari. Kayaknya si (saham gocap) sudah bagus semua," tukasnya. (ang/ang)











































