Namun PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merasa optimis bahwa Pilkada Jakarta dua putaran tidak akan memberikan sentimen negatif terhadap pasar modal. Sebab pada masa kampanye hingga pemungutan suara awal pasar modal tidak bergejolak.
"Pilkada berlangsung sukses, semua berlangsung damai. Hal-hal kecil sudah biasa, semua berlangsung baik, tidak ada gejolak besar, dan tidak ada pengaruh besar bagi transaksi kita," kata Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (17/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian investor memang tidak suka pada ketidakpastian. Saya tetap percaya yang penting pilkada kedua Jakarta ini berlangsung damai dan aman," imbuhnya.
Dia juga yakin, para investor tidak peduli siapapun sosok yang akan menduduki kursi orang nomor satu di Jakarta. Pelaku pasar hanya peduli dengan kinerja perusahaan yang tercatat di pasar modal.
"Siapa pun pimpinan pilihannya, dan pertimbangan pilihan, lebih dari cukup untuk meningkatkan kepercayaan investor, asal jangan ada yang tidak baik. Investor tunggu laporan keuangan emiten di tahun lalu," tandasnya. (mkj/mkj)











































