Waskita Beton Kantongi Laba Bersih 2016 Rp 634,8 Miliar

Waskita Beton Kantongi Laba Bersih 2016 Rp 634,8 Miliar

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 21 Feb 2017 20:18 WIB
Waskita Beton Kantongi Laba Bersih 2016 Rp 634,8 Miliar
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menoreh kinerja yang cemerlang sepanjang 2016. Tercatat laba bersih WSBP di 2016 meroket 90% dari Rp 334,37 miliar menjadi Rp 634,8 miliar.

WSBP juga tercatat memperoleh pendapatan sebesar Rp 4,72 triliun atau meningkat 78% dibandingkan pendapatan 2015 sebesar Rp 2,64 triliun. Pertumbuhan pendapatan tersebut oleh penjualan precast sebesar Rp 3,01 triliun atau berkontribusi 64% terhadap total pendapatan WSBP

Sementara sisanya berasal dari penjualan readymix yang berkontribusi 36% atau senilai Rp 1,71 triliun. Penjualan precast dan readymix masing-masing tumbuh 39% dan 261% secara tahunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Proyek-proyek infrastruktur transportasi seperti jalan tol paling besar menyerap produk precast perseroan," kata Direktur Utama WSBP Jarot Subana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/2/2017).

Sementara laba kotor WSBP di 2016 juga meningkat 150% menjadi Rp 1,05 triliun. Sehingga margin laba kotor naik 640 basis poin menjadi 22,26%. Perolehan EBITDA juga naik signifikan sebesar 147% menjadi Rp 1,11 triliun, kenaikan beban usaha yang lebih rendah dibandingkan kenaikan pendapatan membuat margin EBITDA meningkat menjadi 24% dari sebelumnya sebesar 17%.

Sepanjang tahun 2016, WSBP juga berhasil membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp 12,2 triliun meningkat 4,6x atau 361% dibandingkan perolehan kontrak baru tahun 2015 yang sebesar Rp 2,6 triliun.

Kontrak dari proyek jalan tol masih mendominasi perolehan kontrak perseroan, seperti kontrak untuk Tol Legundi-Bunder, Tol Cimanggis Cibitung (Seksi 2), Tol Pemalang Batang, Tol Bogor Ciawi Sukabumi, Tol Kayu Agung Palembang Betung, dan Tol Batang Semarang. Seluruh proyek tol bernilai besar tersebut setara dengan kontribusi 68% terhadap total perolehan kontrak baru sepanjang tahun 2016.

"Kondisi masifnya pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia mampu kami deliver ke pertumbuhan kami," tambah Jarot.

Sementara untuk tahun ini WSBP menargetkan pendapatan sebesar Rp 7,71 triliun dengan target perolehan laba bersih sebesar Rp 1,17 triliun, atau tumbuh masing-masing sebesar 63% dan 85%. Tahun ini WSBP menganggarkan belanja modal sebesar Rp 1,99 triliun meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun 2016 yang sebesar Rp 1,05 triliun. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads