Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini, mekanisme baru atas sitem pre-closing akan diluncurkan paling lambat di akhir semester I tahun ini. "Dalam semester I ini lah," kata dia di Gedung BEI Jakarta, Rabu (22/2/2017).
BEI sendiri saat ini tengah menyiapkan beberapa strategi untuk membenahi perdagangan saat pre-closing. Pertama BEI akan menerangi saat jam pre-closing, sebab selama ini investor tidak bisa melihat pergerakan saham saat 15.50-16.00 JATS. Saat gelap gulita itulah pihak-pihak tertentu melancarkan aksinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Opsi terakhir, BEI akan menghapus sistem pre-closing di pasar modal Indonesia. Sistem pre-closing sebenarnya baru diluncurkan pada pertengahan 2012 yang lalu. Sistem ini guna menentukan harga saham yang tercatat berdasarkan rata-rata beli dan jual pada 10 menit terakhir perdagangan harian.
"Kita coba dulu alternatif pertama bahwa sepanjang pre-closing itu akan ada indikasi price yang dikeluarkan sistem. Jadi perkirakan harga terbentuk sekian. Kalau nggak cukup kedua. Random closing," kata Hamdi. (dna/dna)











































