BEI Akan Ubah Mekanisme Pre-Closing Semester I Tahun Ini

BEI Akan Ubah Mekanisme Pre-Closing Semester I Tahun Ini

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 22 Feb 2017 14:51 WIB
BEI Akan Ubah Mekanisme Pre-Closing Semester I Tahun Ini
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan upaya pembenahan untuk sistem pre-closing. Sebab pada masa 10 menit jelang penutupan tersebut sering terjadi transaksi mencurigakan yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba merosot.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini, mekanisme baru atas sitem pre-closing akan diluncurkan paling lambat di akhir semester I tahun ini. "Dalam semester I ini lah," kata dia di Gedung BEI Jakarta, Rabu (22/2/2017).

BEI sendiri saat ini tengah menyiapkan beberapa strategi untuk membenahi perdagangan saat pre-closing. Pertama BEI akan menerangi saat jam pre-closing, sebab selama ini investor tidak bisa melihat pergerakan saham saat 15.50-16.00 JATS. Saat gelap gulita itulah pihak-pihak tertentu melancarkan aksinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara yang kedua, BEI akan mengubah penentuan waktu penutupan secara acak (random closing) yang ditentukan selama periode pre-closing. Penentuan random closing ini lakukan secara acak oleh sistem, BEI pun tidak akan tahu kapan waktu penutupan perdagangan.

Opsi terakhir, BEI akan menghapus sistem pre-closing di pasar modal Indonesia. Sistem pre-closing sebenarnya baru diluncurkan pada pertengahan 2012 yang lalu. Sistem ini guna menentukan harga saham yang tercatat berdasarkan rata-rata beli dan jual pada 10 menit terakhir perdagangan harian.

"Kita coba dulu alternatif pertama bahwa sepanjang pre-closing itu akan ada indikasi price yang dikeluarkan sistem. Jadi perkirakan harga terbentuk sekian. Kalau nggak cukup kedua. Random closing," kata Hamdi. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads