Membuka perdagangan akhir pekan, IHSG naik 7,423 poin (0,14%) ke level 5.380,171 di tengah koreksi bursa-bursa Asia. Aksi beli di saham-saham lapis dua yang menahan IHSG tetap positif.
Aksi jual terjadi di saham-saham unggulan. Untungnya masih ada aksi beli yang terjadi sehingga menahan IHSG tetap positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks hanya sebentar berada di zona merah, sampai di titik terendah 5.370,789 sebelum akhirnya menguat. Posisi tertinggi IHSG ada di level 5.384,190.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 194.511 kali dengan volume 7,149 miliar lembar saham senilai Rp 2,904 triliun. Sebanyak 137 saham naik, 131 turun, dan 118 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata masih bergerak melemah hingga siang ini. Investor masih menanti kepastian dari The Federal Reserve (The Fed) mengenai kenaikan suku bunga.
Kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 144,06 poin (0,74%) ke level 19.227,40.
- Indeks Hang Seng turun 83,63 poin (0,35%) ke level 24.031,23.
- Indeks Komposit Shanghai terpangkas 9,26 poin (0,28%) ke level 3.242,12.
- Indeks Straits Times terkoreksi 18,90 poin (0,60%) ke level 3.118,67.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPFF) turun Rp 575 ke Rp 14.400, Citra Tubindo (CTBN) turun Rp 350 ke Rp 4.850, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 275 ke Rp 11.025, dan Vale Indonesia (INCO) turun Rp 150 ke Rp 2.440. (ang/dnl)











































