Saudi Aramco adalah BUMN minyak milik Kerajaan Arab. Sebanyak 5% sahamnya akan ditawarkan ke publik.
Seperti dikutip dari Forbes, Senin (27/2/2017), dengan valuasi atau nilai perusahaan US$ 2 triliun (Rp 26.600 triliun), maka 5% saham yang akan dilepas bisa mencapai US$ 100 miliar atau sekitar Rp 1.330 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai sekarang belum diketahui saham Aramco akan terdaftar di bursa efek mana, tapi beredar kabar bursa New York jadi pilihan pertama.
Penjualan saham ke publik itu rencananya dilakukan pada 2018, sekitar pertengahan atau bahkan bisa molor hingga ke awal 2019. (ang/hns)











































