Dihadang Aksi Jual, IHSG Turun 17 Poin

Dihadang Aksi Jual, IHSG Turun 17 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 01 Mar 2017 12:14 WIB
Dihadang Aksi Jual, IHSG Turun 17 Poin
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 17 poin akibat aksi jual di saham-saham unggulan. Bursa Efek Indonesia (BEI) satu-satunya pasar yang melemah di Asia.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,476 poin dan sempat naik hingga ke level 5.392,792 tapi tak lama jatuh ke zona merah. Aksi jual terjadi di saham-saham unggulan.

Investor domestik banyak melepas saham-saham unggulan. Indeks pun ketinggalan penguatan pasar saham Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (1/3/2017), IHSG turun 17,805 poin (0,33%) ke level 5.368,887. Sementara Indeks LQ45 melemah 2,986 poin (0,33%) ke level 889,709.

Indeks belum berhasil balik lagi ke zona hijau hingga siang ini. Tujuh indeks sektoral melemah terkena aksi jual, hanya tiga sektor yang masih bisa menguat.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 211.219 kali dengan volume 6,123 miliar lembar saham senilai Rp 3,253 triliun. Sebanyak 100 saham naik, 166 turun, dan 102 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih kompak menguat hingga siang hari ini. Harapan Presiden AS, Donald Trump, memangkas pajak menjadi sentimen positif.

Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 261,43 poin (1,37%) ke level 19.380,42.
  • Indeks Hang Seng naik 47,72 poin (0,20%) ke level 23.788,45.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 12,44 poin (0,38%) ke level 3.254,17.
  • Indeks Straits Times bertambah 21,79 poin (0,70%) ke level 3.118,40.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Latinusa (NIKL) naik Rp 450 ke Rp 2.260, Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 15.450, Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 15.150, dan Kimia Farma (KAEF) naik Rp 125 ke Rp 1.875.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Matahari (LPPF) turun Rp 2.025 ke Rp 11.625, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.200 ke Rp 64.650, United Tractor (UNTR) turun Rp 725 ke Rp 23.925, dan Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 220 ke Rp 2.580. (ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads