Melansir dari keterbukaan informasi, Rabu (1/3/2017), penjualan ANTM pada 2016 justru turun 13,5% dari Rp 10,53 triliun di 2015 menjadi Rp 9,1 triliun. Namun beban pokok penjualan turun 20,14% dari Rp 10,33 triliun menjadi Rp 8,25 triliun.
"Sehingga laba kotor bisa meningkat 336,4% dari Rp 195,1 miliar menjadi Rp 851,79 miliar," sebut keterangan tertulis yang dikutip dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia, Rabu (1/3/2017)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara jumlah aset ANTM di 2016 sebesar Rp 29,98 triliun. Jumlah aset itu turun 1,23% dari 2015 sebesar Rp 30,36 triliun. (hns/hns)











































