Direktur Keuangan Perseroan, Agus Purbianto, mengatakan entitas anak Perseroan yang pertama kali ditargetkan untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham adalah PT PP Peralatan.
Saat ini, PP Peralatan tengah melakukan berbagai persiapan untuk menjalankan aksi korporasinya tersebut, salah satunya mengakuisisi beberapa perusahaan senilai Rp 1 triliun. Hal ini dilakukan untuk menciptakan nilai tambah yang optimal bagi pemegang saham. Adapun jumlah saham yang akan dilepas adalah sebesar 35%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama juga dilakukan untuk PP Urban. Perseroan akan melepas sekitar 35% saham anak usahanya di bidang konstruksi gedung tersebut, dan menargetkan IPO pada kuartal III 2017.
Sedangkan PP Energi diproyeksi IPO pada kuartal IV 2017 karena masih mengakuisisi beberapa perusahaan.
Selain rencana aksi korporasi tersebut, Perseroan juga terus berupaya untuk menciptakan Iandasan pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan dalam beberapa tahun mendatang untuk menjadi perusahaan konstruksi bertaraf ASEAN Class Company.
"Soal IPO tiga anak usaha itu, memang orang menganggap itu rencana yang ambisius, tapi kita optmistis untuk mencapainya. Dan semoga cita-cita dari direksi kita untuk menjadi terbesar dan terkemuka di kontraktor Asean class company bisa terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi," pungkasnya. (hns/hns)











































