Bapepam Gugurkan Paket Direksi BEJ Jika Didukung Ganda
Senin, 18 Apr 2005 12:29 WIB
Jakarta - Bapepam akan langsung menggugurkan paket calon direksi Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang didukung secara ganda oleh anggota bursa. Saat ini dari ketiga paket BEJ yang diterima Bapepam diduga 2 paket didukung secara ganda (double).Menurut Kabiro Transaksi Lembaga Efek Bapepam Arys Ilyas di Jakarta, Senin (18/4/2005) ketiga paket yang telah diterima Bapepam paling lambat 15 April lalu adalah paket Erry Firmansyah didukung oleh 47 anggota bursa, paket Adler H Manurung didukung oleh 16 anggota bursa dan paket Hindarmojo Hinuri didukung oleh 10 angota bursa sehingga total dukungan untuk ketiga paket itu berasal dari 73 angota bursa.Sementara menurut data BEJ jumlah suara yang sah untuk mendukung calon direksi hanya 72 anggota bursa. Jumlah ini didasarkan dari nilai minimal transaksi anggota bursa selama setahun sebesar 0,2 persen."Jadi memang ada suara anggota bursa yang double. Kalau double kita akan langsung coret dan membatalkan pencalonannya," kata Arys.Menurutnya saat ini Bapepam sedang melakukan verifikasi ketiga paket calon tersebut. Namun yang jelas pendaftaran paket calon direksi BEJ waktunya sudah ditutup per 15 April 2005 sehingga sudah tidak ada kesempatan lagi untuk calon direksi mengajukan paket baru."Batas pendaftaran sudah ditutup kalaupun nanti ternyata ada dukungan double maka paket tersebut terancam gugur. Dukungan ganda tersebut memang bukan kesalahan calon paket direksi namun bisa dikatakan anggota bursa (AB) yang memilih dua itu bodoh," katanya.Akan tetapi Arys menolak menyebutkan siapa dari ketiga apket yang sudah pasti gugur. Menurutnya Bapepam baru akan menyampaikan pengumuman resmi setelah masa verifikasi selesai pada Jumat (22/4/2005).Saat ini menurut Arys selain dukungan dari anggota bursa, verifikasi yang dilakukan Bapepam adalah melihat para calon direksi tersebut apakah sesuai dengan persyaratan peraturan Bapepam 3A3 mengenai direksi dan komisaris BEJ.Yang jelas menurutnya calon direksi BEJ akan dilihat bagaimana visinya untuk memajukan pasar modal selain juga akan dinilai apakah selama ini mereka memiliki catatan yang bagus ata tidak serta sudah memenuhi persyaratan bahwa calon berasal dari intitusi pasar modal dan keuangan.Menurut Arys bisa saja calon direksi yang maju hanya satu paket jika nantinya ketahuan ada dukungan ganda untuk paket yang lain. "Kalau nanti hanya satu paket, pemilihannya tergantung kebijakan Ketua Bapepam tapi Bapepam menginginkan paketnya lebih dari satu," ujarnya.Sementara sumber-sumber di pasar modal memperolah kabar suara ganda ini berasal dari dukungan untuk Paket Hindarmojo Hinuri dan Paket Adler H Manurung. Paket calon direksi BEJ sendiri minimal harus didukung oleh 10 anggota bursa yang aktif dengan transaksi dengan nilai minimal 0,2 persen per tahun.Adapun ketiga paket yang masuk ke Bapepam adalah : Paket Erry Firmansyah (Dirut BEJ) dengan anggota MS Sembiring (Direktur Perdagangan dan Keanggotaan BEJ), Wawan Setiamihardja (Direktur Administrasi BEJ), Eddy Sugito (Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia) dan Yustisia (Kadiv Hukum Bapepam).Paket Adler Haymans Manurung (Direktur Nikko Securities) beranggotakan Harry Indianto (PT Charter Pilar Securities), Oka Sutedja (Kadiv Transaksi Lembaga Efek Bapepam), Herlina Tjandra dan Sugeng Purwahandoyo.Sedangkan paket Hindarmojo Hinuri (Dirut BES) beranggotakan Roy Manurung (Kadiv Pemeriksaan Bapepam), Aswim (Bahana Securities), Saka Abadi (Sekretaris Perusahaan BEJ) dan Isakayoga.
(san/)











































