Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 6,204 poin (0,11%) ke level 5.416,021, tapi tak lama langsung stagnan. Aksi jual menghambat pergerakan IHSG.
Saham-saham komoditas masih bisa menguat. Sayangnya saham-saham finansial terkena aksi jual sehingga menjadi pemberat IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 188.028 kali dengan volume 7,264 miliar lembar saham senilai Rp 3,356 triliun. Sebanyak 142 saham naik, 146 turun, dan 102 saham stagnan.
Bursa-bursa regional bergerak mixed hingga siang hari ini. Belum adanya sentimen positif membuat pasar Asia bergerak fluktuatif.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 39,51 poin (0,20%) ke level 19.339,63.
- Indeks Hang Seng naik 98,71 poin (0,42%) ke level 23.694,99.
- Indeks Komposit Shanghai menipis 2,24 poin (0,07%) ke level 3.231,63.
- Indeks Straits Times bertambah 5,21 poin (0,17%) ke level 3.126,72.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 63.050, Adira Finance (ADMF) turun Rp 250 ke Rp 7.000, Jembo Cable (JECC) turun Rp 200 ke Rp 5.500, dan Link Net (LINK) turun Rp 190 ke Rp 4.610. (ang/mkl)











































