Klub Sepak Bola Ingin 'Merumput' di BEI, Harus Benahi Laporan Keuangan

Klub Sepak Bola Ingin 'Merumput' di BEI, Harus Benahi Laporan Keuangan

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 08 Mar 2017 13:54 WIB
Klub Sepak Bola Ingin Merumput di BEI, Harus Benahi Laporan Keuangan
Foto: Pool
Jakarta - Beberapa klub sepak bola nasional telah menunjukan minatnya untuk menghimpun modal dari bursa saham. Namun minat dari klub sepak bola tersebut masih terbentur permasalahan laporan keuangan.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menjelaskan, jika klub sepakbola ingin menjadi emiten di pasar modal harus membenahi laporan keuangan terlebih dahulu. Sebab selama ini pembukuan laporan keuangan klub sepak bola saat ini masih memasukan pemain sebagai beban operasi di neraca keuangan.

"Klub sepakbola beli pemain kalau masuknya langsung expense (biaya) lalu setiap bulan jadi expense, ya enggak bakal untung," terangnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (8/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Tito, seharusnya pemain sepak bola masuk ke dalam aset pembukuan keuangan. Sebab klub sepak bola bisa mendapatkan keuntungan ketika nilai pemainnya meningkat saat dijual kembali di kemudian hari.

"Harusnya masuknya aset barang dagangan, value-nya nambah begitu dijual, nah harus accounting treatment," imbuhnya.

Untuk itu BEI saat ini sedang Ikatan Akutan Indonesia (IAI) untuk membuat Pernyataan Standar Akutansi Keuangan (PSAK) untuk para klub sepakbola. Jika tidak ada pembenahan laporan keuangan menurutnya klub sepakbola tidak akan pernah bisa melantai di pasar modal, karena dinilai tidak menguntungkan.

"Jadi kalau accounting system-nya enggak selesai agak sulit klub sepak bola buat IPO," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, setidaknya sudah ada dua klub sepak bola yang telah menyatakan minatnya untuk merumput di bursa saham. Namun dirinya masih merahasiakan nama-nama dari klub sepakbola tersebut. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads