Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 12,529 poin (0,23%) ke level 5.414,915. Investor masih menanti kepastian mengenai naiknya suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pekan depan.
Laju IHSG terhambat aksi jual yang dilakukan investor domestik. Sedangkan investor asing masing terus beli saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks hanya sempat naik ke posisi tertinggi di 5.415,722. Setelah itu IHSG langsung jatuh ke zona merah sampai ke titik terendahnya di 5.383,978.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 164.838 kali dengan volume 6,947 miliar lembar saham senilai Rp 2,424 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 153 turun, dan 104 saham stagnan.
Hanya pasar saham Jepang yang bisa naik tinggi hingga siang hari ini. Bursa-bursa regional jatuh ke zona merah dengan koreksi tipis.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 250,32 poin (1,30%) ke level 19.568,90.
- Indeks Hang Seng menipis 4,76 poin (0,02%) ke level 23.496,80.
- Indeks Komposit Shanghai turun tipis 0,86 poin (0,03%) ke level 3.215,88.
- Indeks Straits Times bertambah 19,63 poin (0,63%) ke level 3.138,47.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 16.825, United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 25.350, Siloam (SILO) turun Rp 475 ke Rp 13.175, dan Gudang Gara, (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 63.175. (ang/dnl)











































