Follow detikFinance
Jumat 17 Mar 2017, 13:55 WIB

Waskita Karya Incar 840 Km Jalan Tol Tahun Ini

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Waskita Karya Incar 840 Km Jalan Tol Tahun Ini Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membidik investasi di jalan tol sebanyak 840 km lagi untuk tahun ini. Saat ini Perseroan telah mengelola 17 ruas jalan tol melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road dengan panjang sekitar 960,2 km..

Adapun total investasi untuk 960,2 km tersebut sebesar Rp 113 triliun dan 2 ruas di antaranya sudah beroperasi yaitu ruas Jalan Tol Kanci Pejagan (35 km) serta ruas tol Pejagan Pemalang Seksl 1 dan 2 (20,20 km).

"Ke depan, kami masih berharap bisa memperoleh tol lagi sekitar 840 km lagi hak konsesinya tahun ini. Jadi total target tol yang dimiliki mencapai 1.839," kata Direktur Utama Waskita Karya, M. Choliq saat ditemui dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Meski enggan untuk menjelaskan lebih jauh di mana saja ruas yang dibidik oleh BUMN konstruksi tersebut. Target tambahan portofolio bisnis tol sepanjang 840 km tersebut, kata dia akan diperoleh dengan beberapa mekanisme.

Di antaranya, melalui tender yang telah diikuti oleh Perseroan sekitar 194 km. Selain itu ada pula amandemen PPJT yang sudah dimiliki sepanjang 86 km.

Perseroan juga tengah mengajukan tol prakarasa sepanjang 378 km kepada BPJT dan akuisisi tol sepanjang 219 km. Dengan estimasi seluruh target tersebut bisa diperoleh oleh Perseroan, maka jumlah panjang tol yang dimiliki hingga akhir 2019 mencapai 1.839 km.

"Total yang sudah selesai sampai hari ini baru 50 km. Itu ada 30 km di Kanji-Pejagan, dan 21 km di Pejagan-Pemalang yang sampai Brebes Timur. Target sampai akhir tahun ini yang beroperasi diharapkan 300 km (kumulatif). Sampai tahun depan diharapkan bisa mencapai 800-900 km. Dan Juni 2019 itu mencapai 1100 km," pungkasnya.

Siapkan Belanja Modal 32 Triliun

Waskita Karya menganggarkan belanja modal atau capex tahun ini sebesar Rp 32 triliun. Dana ini akan digunakan untuk mendanai proyek-proyek yang tengah dikerjakan dan sejumlah kontrak baru yang akan didapat Perseroan tahun ini.

Choliq mengatakan sumber pendanaan belanja modal Perseroan tahun ini akan bersumber dari modal sendiri atau ekuitas perusahaan, pinjaman bank dan penerbitan obligasi berkelanjutan yang baru.

Perseroan sendiri menargetkan ekuitas hingga akhir tahun mencapai Rp 30 triliun. Choliq menuturkan, posisi ekuitas sampai Februari telah mencapai Rp 20 triliun. Sehingga akan dicari dana sekitar Rp 10 triliun lagi untuk mencapai target ekuitas sampai akhir tahun ini.

"Caranya mungkin melalui divestasi, seperti yang sudah dilakukan sebagian saham Waskita Toll Road yang sudah dibeli oleh SMI ataupun Taspen. Tentu kita mencari pembeli yang lain," katanya.

Selain itu, Perseroan juga akan mencari instrumen lainnya yang dipakai untuk mencapai target ekuitas tersebut.

"Instrumen yang dipakai seperti bank loan, obligasi. Kita akan lakukan Penawaran Umum Berkelanjutan tahap berikutnya. Mungkin Semester selanjutnya kami akan lanjutkan PUB baru iti, skalanya mencapai Rp 10 triliun, tapi masih dalam proses," pungkasnya.

Sebagai informasi, di samping sebagai kontraktor, Waskita juga melakukan transformasi bisnis menjadi investor dengan mendirikan anak perusahaan yang bergerak di berbagai lini bisnis melalui anak-anak usahanya. Di antaranya PT Waskita Beton Precast (WSBP), yang telah memiliki 10 pabrik beton precast dengan total kapasitas 2,65 juta metrik ton per tahun.

Selain itu, Waskita juga melakukan investasi di jalan tol, realty, dan energy. Dalam usaha pengembangan jalan tol, melalui PT Waskita Toll Road, Waskita saat ini mengelola 17 ruas jalan tol dengan total investasi Rp 113 triliun.

Di bidang realty dilakukan Waskita melalui anak usahanya, PT Waskita Karya Realty (WKR) dan telah menginvestasikan dananya di 10 proyek yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera.

Sedangkan di bidang energi, Waskita telah menyelesaikan pembangunan Mini Hydro Power Plant 2x5 MW di Sangir, Sumatera Barat. Investasi bidang energy dilakukan Waskita melalui anak perusahaan PT Waskita Sangir Energi.

(ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed