Ganjal Erry Firmansyah, Paket Adler-Hindarmojo Bakal Gabung

Ganjal Erry Firmansyah, Paket Adler-Hindarmojo Bakal Gabung

- detikFinance
Selasa, 19 Apr 2005 14:06 WIB
Jakarta - Paket Adler H Manurung dan Hindarmojo Hinuri kemungkinan besar akan bergabung agar bisa terus maju dalam pencalonan direksi Bursa Efek Jakarta (BEJ) periode 2005-2008. Paket gabungan ini diharapkan menjadi alternatif agar paket Erry Firmansyah tidak menjadi calon tunggal. "Kemungkinan besar jika Bapepam masih memberi kesempatan, Paket Adler H Manurung dan Hindarmojo akan bergabung supaya bisa memenuhi persyaratan untuk terus maju," kata sumber detikcom, Selasa (19/4/2005). Majunya paket gabungan ini diperkirakan bakal mengganjal pencalonan Erry. Apalagi lanjut tersebut, paket gabungan ini didukung oleh kelompok militan alias Anggota Bursa (AB) grass root termasuk beberapa AB asing. Para pelaku pasar sendiri mengaku lebih senang jika paket calon direksi BEJ tidak tunggal. Mereka berharap Bapepam memberikan keputusan yang bijaksana. "Kalau Bapepam tidak tanggap maka tidak akan ada perubahan," ujarnya. Sebelumnya, pada Senin kemarin,(18/4/2005) Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam Arys Ilyas mengatakan, jika ada AB yang mendukung lebih dari satu paket calon direksi BEJ, maka otomatis dukungan tersebut akan gugur di kedua paket. Padahal, syarat minimal untuk dapat dicalonkan adalah didukung minimal 10 AB, dan total porsi transaksi dan volume perdagangan AB pendukung tersebut minimal dari 10 persen. Menurut Arys, total AB yang mempunyai suara untuk memberikan dukungan hanya sebanyak 72 AB namun dari total jumlah yang memilih ketiga paket tersebut jumlah suara yang masuk mencapai 73 AB karena ada suara AB yang dobel. Akibatnya paket Adler dan Hindarmojo terancam gugur karena adanya anggota bursa yang memberikan dukungan kepada dua pihak sekaligus. Menurut Arys, paket Erry didukung oleh 47 AB, paket Adler Manurung didukung 16 AB dan paket Hindarmojo Hinuri didukung 10 AB. Namun dalam kasus ini ternyata dua AB pendukung paket Hindarmojo juga mendukung paket Adler, dan satu AB pendukung paket Hindarmojo juga mendukung paket Erry. Arys menegaskan, AB yang melakukan dukungan ganda tersebut akan dinyatakan gugur dukungannya. Sehingga komposisinya dukungan Adler menjadi 14 AB namun total transaksi dan volume perdagangan para pendukungnya hanya 9,1 persen dari transaksi di BEJ. Sedangkan dukungan kepada Hindarmojo menjadi tinggal 7 AB. Menanggapi kemungkinan bergabungnya paket tersebut, Adler mengaku dirinya siap melakukan kerja sama dengan paket Hindarmojo. Adler mengaku dalam rangka memperbaiki bursa dan agar tidak dikuasi oleh sekelompok orang saja. "Saya bisa saja bergabung yang penting sebelumnya ada titik temu sehingga keduanya mempunyai kesamaan visi. Saya pikir kalau nanti bergabung kita harus rela mengorbankan ego jadi siapapun yang jadi calon Dirut tidak masalah," ujar Adler ketika dihubungi detikcom, Selasa,(18/4/2005). Sementara Hindarmojo ketika dihubungi detikcom,Selasa,(18/4/2005) mengatakan, pencalonan paket dirinya saat ini tergantung dari keputusan Bapepam. Menurutnya, pihaknya masih menunggu keputusan Bapepam yang saat ini sedang melakukan verifikasi. "Jika Bapepam masih memberikan kesempatan kita maju dan tidak ada masalah buat saya gabung dengan paket Adler," ujarnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads