"Dari total Rp 43 triliun kontrak baru yang kita harapkan bisa tercapai tahun ini, Rp 14,5 triliun sudah kita dapatkan di minggu ke tiga bulan Maret ini. Artinya 35% sudah kita dapatkan dari target tahun ini," kata Direktur Keuangan Perseroan, Steve Kosasih dalam jumpa pers di Kantor Pusat WIKA, Jakarta, Jumat (17/3/2017).
Adapun realisasi kontrak baru tersebut, paling besar berasal dari proyek infrastruktur dan gedung, yakni sebesar Rp 8,5 triliun. Kemudian disusul oleh sektor energi sebesar Rp 5,2 triliun, sektor industri Rp 497 miliar dan sektor properti Rp 146,59 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami optimistis untuk tahun ini pencapaian kami bisa lebih baik lagi. Penjualan jadi bisa lebih cepat kita lakukan, sehingga akhirnya kita bisa bukukan laba yang lebih baik di kuartal ini," pungkasnya.
Sebagai informasi, sepanjang tahun 2016 lalu, WIKA mencatatkan kontrak dihadapi sebesar Rp 83,2 triliun dan kontrak baru Rp 54,7 triliun. Sedangkan untuk penjualan, perseroan berhasil membukukan total penjualan sebesar Rp 36,7 triliun atau naik 15,04% dari tahun 2015. (ang/ang)











































