Mengawali perdagangan pagi tadi, HSG naik 11,962 poin (0,22%) ke level 5.552,394. Indeks terus menanjak setelah pekan lalu cetak rekor tertinggi.
Dana asing terus mengalir masuk lantai bursa. Saham-saham finansial jadi incaran investor asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelemahan yang terjadi, terus berlanjut hingga akhir perdagangan. IHSG turun 6,44 poin (0,12%) ke 5.533,992. Indeks LQ45 turun 1,569 poin (0,17%) ke 912,327.
Perdagangan hari ini ditransaksikan sebanyak 304.152 kali dengan volume 11,6 miliar lembar saham senilai Rp 6,6 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 163 turun, dan 118 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata bergerak variatif pada perdagangan sore ini. Pasar saham Jepang hari ini tidak berdagang karena libur nasional merayakan hari Vernal Equinox.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga sore ini:
- Indeks Hang Seng menguat 192,06 poin (0,79%) ke level 24.501,99.
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 13,36 poin (0,41%) ke level 3.250,81.
- Indeks Straits Times melemah 3,68 poin (0,12%) ke level 3.165,70.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah BFI Finance (BFIN) naik Rp 500 ke 4.500, Baramulti (BSSR) naik Rp 330 ke Rp 1.740, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 18.050, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 275 ke Rp 6.425.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractors (UNTR) turun Rp 925 ke Rp 26.075, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 700 ke Rp 25.650, Golden Energi Mines (GEMS) turun Rp 360 ke Rp 2.630.
Dari pasar keuangan, rupiah tampak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sore ini dolar AS bertengger di Rp 13.318, dibandingkan posisi akhir pekan lalu yang ada di posisi Rp 13.345. (dna/ang)











































