"Kita berencana menambah 6 kapal. Isunya kalau tambang timah itu bagaimana kita masuk ke tambang di dalam," jelas Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia & Umum PT Timah (Persero) Tbk Emil Ermindra di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017).
Emil menambahkan, satu unit kapal hisap untuk menambang timah di bawah laut dihargai sekitar Rp 55 miliar. Jika dikalikan 6 unit, maka kebutuhan investasi Timah untuk membeli kapal hisap sebesar Rp 330 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emiten berkode saham TINS itu akan membeli 6 kapal hisap dalam bentuk baru. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan produksi Timah.
"Kita targetkan tahun ini dapat, sudah ada persiapan jauh-jauh hari," tutup Emil. (hns/hns)











































