Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rekor di Rp 6.050 Triliun

Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rekor di Rp 6.050 Triliun

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Sabtu, 25 Mar 2017 13:08 WIB
Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rekor di Rp 6.050 Triliun
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini kembali ditutup di level tertingginya sepanjang sejarah berdirinya Bursa Efek Indonesia (BEI) di 5.567,13 poin. Sejalan dengan penguatan IHSG, nilai kapitalisasi pasar BEI jelang akhir pekan ini juga ditutup di rekor tertingginya di Rp 6.050,10 triliun.

Seperti dikutip dari siaran pers BEI, Sabtu (25/3/2017), sepanjang periode 20 Maret hingga 24 Maret 2017, IHSG berhasil menguat 0,48% dari pekan sebelumnya di level 5.540,43 poin. Adapun nilai kapitalisasi pasar BEI juga meningkat 0,52% dari Rp 6.018,79 triliun di penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan 12,93% menjadi Rp 9,17 triliun dari Rp 8,12 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian berubah 11,55% menjadi 12,79 miliar unit saham dari 14,46 miliar unit saham pada akhir pekan lalu, dan rata-rata frekuensi transaksi harian BEI berubah 2,37% menjadi 321,50 ribu kali transaksi dari 329,29 ribu kali transaksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor asing mencatatkan beli bersih Rp 2,84 triliun di sepanjang pekan ini. Pada tahun ini investor asing masih mencatatkan beli bersih Rp 7,13 triliun.

Pada pekan ini terdapat beberapa pencatatan obligasi yang terdiri dari, Obligasi Berkelanjutan III Adira Finance Tahap V Tahun 2017 senilai Rp 2,014 triliun, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Adira Finance Tahap III Tahun 2017 senilai Rp 386 miliar yang dicatatkan Kamis (23/3).

Obligasi Berkelanjutan dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan tersebut diterbitkan oleh Adira Dinamika Multi Finance Tbk.

Selain itu, masih ada Obligasi Berkelanjutan II Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap IV Tahun 2017 yang diterbitkan oleh Indomobil Finance Indonesia (IMFI) dengan total nilai emisi Rp 410 miliar.

Dengan kedua pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 321 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 320,32 triliun dan US$ 67,5 juta, diterbitkan oleh 108 emiten, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 95 seri dengan nilai nominal Rp1.872,39 triliun dan US$ 1.240 juta, serta 7 emisi Efek Beragun Aset senilai Rp 2,79 triliun. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads