Bapepam Tolak Merger Paket Direksi BEJ Adler-Hindarmojo
Rabu, 20 Apr 2005 14:26 WIB
Jakarta - Harapan paket Adler Manurung-Hindarmojo Hinuri untuk maju sebagai direksi BEJ makin tipis. Bapepam telah menutup kesempatan bagi kedua calon ini untuk mengajukan pendaftaran lagi setelah keduanya bergabung. "Kalau merger sudah tidak ada kesempatan, karena pendaftarannya sudah tutup. Ya, boleh saja mereka minta merger. Tapi itu sudah tidak bisa merger lagi," kata Kabiro transaksi lembaga efek Bapepam Arys Ilyas kepada wartawan di kantornya, Jalan DR Wahidin, Jakarta, Rabu (20/4/2005).Arys menjelaskan, saat ini setidaknya ada 3 anggota bursa (AB) yang memberikan suara ganda. Bapepam akan menerima kepastian pilihan dari AB tersebut paling lambat pukul 16.00 WIB besok. Dan selanjutnya, pada Senin pekan depan, Bapepam bisa memberi kepastian calon mana yang akan maju untuk pemilihan direksi BEJ periode 2005-2008.Seperti diketahui, dua paket direksi BEJ yakni Adler Manurung dan Hindarmojo Hinuri suaranya masih kurang karena ada suara ganda dari AB. Jika tidak ada suara ganda, perolehan dukungan ke Hindarmojo hanya 7 AB. Sedangkan ke Adler hanya 16 AB, dan juga tidak memenuhi syarat 10 persen transaksi minimal. Padahal syarat yang harus dipenuhi para calon untuk bisa maju menjadi calon direksi BEJ adalah memperoleh dukungan minimal 10 AB, dengan nilai transaksi minimal 10 persen untuk periode setahun. Dengan demikian, jika didukung lebih dari 10 AB, namun nilai transaksi kurang dari 10 persen, paket itu bisa dibatalkan. Sementara paket direksi BEJ lainnya yakni Erry Firmasnsyah sudah unggul dengan mengantungi 47 suara AB, meski ada 1 suara yang kemungkinan digugurkan karena suara ganda. Menurut Arys, jika keinginan merger itu diajukan sebelum pendaftaran tutup, Bapepam masih bisa menerima. "Tapi sekarang tidak boleh lagi, karena pendukungnya pun hanya itu-itu saja. Jadi kalau memang kurang persyaratannya gugur," tegas Arys.Arys menegaskan, dengan memberi kesempatan kepada 3 AB yang memiliki suara ganda untuk memberikan kepastian, sebenarnya Bapepam sudah memberikan kesempatan kepada calon lain selain paket Erry Firmansyah untuk maju.Semntara dari kalangan pelaku pasar berharap Bapepem tidak terlalu ketat untuk aturan pencalonan direksi BEJ dengan memberikan kesempatan merger kepada paket yang kurang memenuhi syarat suara. Pelaku pasar menginginkan pencalonan direksi BEJ tidak calon tunggal. BEJ rencananya akan memutuskan direksi BEJ baru untuk periode 2005-2008 dalam RUPS pada 11 Mei mendatang. Hal senada juga dilontarkan Ketua Bapepam Darmin Nasution beberapa waktu lalu. Darmin mengaku lebih menginginkan bukan paket tunggal yang maju menjadi direksi BEJ.
(qom/)











































