Namun ternyata hingga saat ini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) belum menerima dokumen pendaftaran awal dari 9 anak BUMN tersebut.
"Belum. Saya enggak tahu sampai di mana, tapi yang jelas mereka belum masukan. Dokumen registrasinya belum. Belum daftar lah," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat, Jakarta, Kamis (30/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin prosesnya masih di masing-masing perusahaan. Tinggal tunggu aja. Bursa kan menunggu saja," imbuhnya.
Meskipun begitu, menurut Samsul masih ada kemungkinan 9 anak usaha BUMN tersebut melantai di pasar modal tahun ini. Sebab jika ingin melakukan IPO di semester II bisa menggunakan laporan keuangan di Maret ataupun Juni.
"Bisa semester kedua. Harusnya dengan perencanaannya yang mereka buat harusnya bisa lebih cepat," tandasnya. (ang/ang)











































