Laju IHSG Tertahan di 5.654

Laju IHSG Tertahan di 5.654

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 05 Apr 2017 12:42 WIB
Laju IHSG Tertahan di 5.654
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa tertahan di rentang tipis setelah pagi tadi sempat menyentuh rekor tertinggi di 5.671. Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG hanya bergerak tipis, bertambah 2 poin ke 5.654.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat tipis. Dolar AS berada di posisi Rp 13.325 dibandingkan posisi pada kemarin sore Rp 13.327.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 16,179 poin (0,29%) ke level 5.668,002. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 4,063 poin (0,43%) ke level 944,928.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Rabu (5/4/2017), IHSG dibuka bertambah 15,850 poin (0,28%) ke level 5.667,673. Indeks LQ45 dibuka melaju 3,493 poin (0,37%) ke level 944,358.

Aksi beli terjadi hampir di semua sektor. Hanya sektor konsumer yang terkena aksi ambil untung setelah kemarin saham-sahamnya naik cukup tinggi.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menanjak 16,459 poin (0,29%) ke level 5.668,282. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,683 poin (0,29%) ke level 943,548.

Menjelang siang, IHSG sempat jatuh ke zona merah dengan posisi terendah hari ini di 5.644,792. Penguatan yang terjadi sejak pagi terganjal hingga membuat IHSG hanya bergerak tipis pada penutupan perdagangan sesi pertama siang ini.

IHSG naik tipis 2,394 poin (0,04%) ke 5.654,217. Indeks LQ45 turun 1.612 poin (0,52) ke 939,253.

Bursa-bursa Asia bergerak variatif siang hari ini. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik 14,539 poin (0,08%) ke level 18.824,789.
  • Indeks Hang Seng melemah 57,75 poin (0,24%) ke level 24.203,73.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 35,00 poin (1,09%) ke level 3.257,51.
  • Indeks Straits Times turun 19,29 poin (0,61%) ke level 3.159,77.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya, Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 1.500 ke Rp 9.000, Chandra Asri (TPIA) naik Rp 1.450 ke Rp 25.600, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 275 ke Rp 17.025 dan Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 250 ke Rp 2.800.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 574 ke Rp 21.625, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 43.975, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 250 ke Rp 9.000, AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 200 ke Rp 6.275. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads