Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.336 dibandingkan posisi pada kemarin sore Rp 13.327.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 16,179 poin (0,29%) ke level 5.668,002. Dana asing terus mengalir masuk lantai bursa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik tipis 2,394 poin (0,04%) ke 5.654,217. Indeks terpaksa tertahan di rentang tipis setelah sempat menyentuh rekor tertinggi di 5.671.
Indeks sekaligus mencetak rekor intraday-nya dalam penutupan kali ini. Maraknya aksi beli membuat IHSG bertahan di zona hijau.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (5/4/2017), IHSG ditutup menanjak 25,157 poin (0,45%) ke level 5.676,980. Sementara Indeks LQ45 ditutup melaju 2,945 poin (0,31%) ke level 943,810.
Aksi beli asing terus terjadi sejak pembukaan perdagangan. Transaksi investor asing hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 316,374 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 388.339 kali dengan volume 17,54 miliar lembar saham senilai Rp 7,912 triliun. Sebanyak 164 saham naik, 147 turun, dan 123 saham stagnan.
Pasar saham Asia rata-rata menutup perdagangan sore ini dengan positif. Hanya pasar saham Singapura yang jatuh ke zona merah sendirian.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 51,02 poin (0,27%) ke level 18.861,27.
- Indeks Hang Seng menguat 139,32 poin (0,57%) ke level 24.400,80.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 47,79 poin (1,48%) ke level 3.270,31.
- Indeks Straits Times berkurang 2,51 poin (0,08%) ke level 3.176,55.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 21.550, Inti Bangun (IBST) turun Rp 450 ke Rp 1.750, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 250 ke Rp 9.000, dan AKR Corporindo (AKR) turun Rp 225 ke Rp 6.250. (ang/ang)











































