Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.326 dibandingkan posisi pada kemarin sore Rp 13.320.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 8,674 poin (0,15%) ke level 5.668,306. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 2,178 poin (0,23%) ke level 941,632.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelemahan yang terjadi sejak pagi berlanjut hingga siang ini. Perdagangan saham sesi pertama, IHSG ditutup melemah. IHSG turun 25,355 poin (0,45%) ke 5.651,625. Indeks LQ45 melemah 5,613 poin (0,59%) ke 938,197.
IHSG berhasil berbalik arah pada perdagangan sesi kedua, bahkan sempat menembus rekor barunya. IHSG naik tipis 3,250 poin (0,06%) ke 5.680. Indeks LQ45 naik 1,146 poin (0,12%) ke 944,956.
Delapan sektor jatuh ke zona merah terkena aksi ambil untung. Hanya dua sektor sisanya yang masih bisa menguat.
Bursa-bursa Asia rata-rata bergerak negatif sore ini. Hanya pasar saham China yang bisa naik tipis.
Berikut situasi di bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 264,21 poin (1,40%) ke level 18.597,06.
- Indeks Hang Seng turun 127,08 poin (0,52%) ke level 24.273,72.
- Indeks Komposit Shanghai naik 10,69 poin (0,33%) ke level 3.281,00.
- Indeks Straits Times melemah 3,57 poin (0,11%) ke level 3.172,98.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.100 ke Rp 20.450, Tambang Batubara bukit Asam (PTBA) turun Rp 900 ke Rp 12.850, BFI Finance (BFIN) turun Rp 500 ke Rp 4.200 dan Indocement (INTP) turun rp 300 ke Rp 16.900. (dna/mkj)











































