IHSG Kembali Anjlok 23,142 Poin

SBI Naik Drastis

IHSG Kembali Anjlok 23,142 Poin

- detikFinance
Kamis, 21 Apr 2005 16:30 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (21/4/2005) anjlok 23,142 poin pada level 1.047,804. Melemahnya Rupiah dan kenaikan suku bunga SBI yang drastis direspons secara negatif oleh pelaku pasar.Indeks LQ 45 turun 5,048 poin pada level 226,877, JII turun 3,816 poin pada level 163,341, MBX turun 5,968 poin pada level 280,570 dan DBX turun 6,261 poin pada level 236,439. Perdagangan di pasar reguler mencatat transakai sebanyak 17.655 kali pada volume 2.676.685 lot saham senilai Rp 1,168 triliun. Sebanyak 11 saham naik, 155 saham turun dan 195 saham stagnan. Saham-saham yang turun harganya di top loser diantaranya Semen Gresik turun Rp 1.100 menjadi Rp 15.800, BRI turun Rp 125 menjadi Rp 2.725, Indosat turun Rp 125 menjadi Rp 4.625, Astra Internasional turun Rp 100 menjadi Rp 10.800, BCA turun Rp 75 menjadi Rp 3.325 dan Bank Mandiri turun Rp 70 menjadi Rp 1.590.Sedangkan saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer diantaranya Humpus Intermoda naik Rp 150 menjadi Rp 2900, Lippo Cikarang naik Rp 15 menjadi Rp 375, Alfa Retailindo naik Rp 10 menjadi Rp 1060, Indorama Synthetic naik Rp 10 menjadi Rp 640, Surya Citra Media naik Rp 10 menjadi Rp 700. Menurut analis dari Rifan Financindo, Haryajid Ramelan, penurunan indeks terjadi karena investor khawatir terhadap drastisnya kenaikan suku bunga SBI hingga 17 basis poin menjadi 7,7 persen. Kenaikan suku bunga itu ternyata tidak mampu menahan pelemahan Rupiah. Pelaku pasar juga mengkhawatirkan nilai tukar Rupiah yang tak kunjung membaik dan bahkan mencapai Rp 9.600 per dolar AS.Namun Haryajid menegaskan, pelemahan indeks kali ini hanya bersifat temporer karena selain bursa regional yang belum seluruhnya membaik juga masih ada kesempatan IHSG untuk naik melihat fundamental ekonomi dan sebagian emiten yang mengalami kemajuan. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads