Menneg BUMN: Cemex akan Investasi di Indonesia
Senin, 25 Apr 2005 17:38 WIB
Jakarta - Menteri Negara BUMN Sugiharto mengatakan Cemex berniat untuk mengembangkan investasinya di bidang Semen di Indonesia. Namun belum bisa dipastikan apakah investasi tersebut akan melalui Semen Gresik atau di luar Semen Gresik."Kelihatannya Cemex ingin berpartisipasi di dalam investasi baru di bidang Semen di Indonesia. Apakah melalui Semen Gresik atau yang lain saya belum tahu," kata Sugiharto usai peringatan Maulid Nabi di Kantor Menneg BUMN di Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (25/4/2005).Dikatakannya, Semen Gresik saat ini secara resmi juga sudah menyatakan keinginannya untuk melakukan ekspansi usaha dan keinginan Semen Gresik itu justru didukung sepenuhnya oleh pihak Cemex sebagi salah satu pemegang saham yang mengusai 25,3 persen."Jadi secara Business to Business sebenarnya sudah cooling down," ungkapnya. Ditegaskannya, pemerintah masih akan mengupayakan upaya penyelesaian sengketa dengan Cemex di luar pengadilan atau out of court seatlement, sampai digelarnya sidang arbitrase pada Juli mendatang. "2 sampai 3 minggu terakhir memang tidak ada perundingan dengan Cemex kita tetap upayakan out of court seatlement," tegasnya. Diharapkan dengan niat Cemex menanamkan investasi di bidang semen ini dapat menyelesaikan kasus sengketa apalagi saat ini harga Semen Gresik jauh lebih tinggi dibandingkan pada saat membeli saham pemerintah. Dari sisi pemerintah, lanjutnya, sangat menyambut baik rencana Cemex tersebut karena pemerintah berkeinginan agar pada tahun 2007 tidak terjadi lagi kelangkaan semen. Berdasarkan evaluasi pemerintah saat ini, BUMN semen yang mempunyai kapasitas untuk ditingkatkan produksinya adalah Semen Gresik baik menyangkut, balance, lavarage dan juga kemampuan teknis maupun pasar. "Tapi tentunya untuk menambah kapasitas itu ada catatanya yakni disetujui pemegang saham atau tidak termasuk dari Cemex," demikian Menneg BUMN.
(mar/)











































