Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.310 dibandingkan posisi sore pekan lalu Rp 13.335.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 18,569 poin (0,33%) ke level 5.703,867. Aksi beli asing masih berlanjut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik 11,028 poin (0,19%) ke 5.696,326. melanjutkan penguatan yang dimulai sejak pagi tadi. Aksi beli asing masih berlanjut.
Posisi tertinggi yang bisa diraih IHSG hari ini ada di level 5.714,344. Sedangkan posisi terendahnya ada di level 5.675,808.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Selasa (2/5/2017), IHSG turun 9,490 poin (0,17%) ke level 5.675,808. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,028 poin (0,01%) ke level 940,788.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 848,341 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 300.991 kali dengan volume 8,958 miliar lembar saham senilai Rp 7,448 triliun. Sebanyak 136 saham naik, 208 turun, dan 85 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia siang ini rata-rata bergerak menguat, kecuali pasar saham China yang masih melemah. Kinerja emiten di kuartal I-2017 memberi sentimen positif.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 135,18 poin (0,70%) ke level 19.445,70.
- Indeks Hang Seng naik 81,00 poin (0,33%) ke level 24.696,13.
- Indeks Komposit Shanghai turun 10,95 poin (0,35%) ke level 3.143,71.
- Indeks Straits Times tumbuh 31,28 poin (0,99%) ke level 3.206,72.
- Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 900 ke Rp 26.000, Indocement (INTP) turun Rp 800 ke Rp 16.150, Asahimas (AMFG) turun Rp 550 ke Rp 6.300, dan Indo Tambangraya (ITGM) turun Rp 500 ke Rp 18.625. (ang/dnl)











































