Follow detikFinance
Rabu 03 May 2017, 20:35 WIB

Begini Cara BEI Ajak Masyarakat Investasi Saham

Yakub Mulyono - detikFinance
Begini Cara BEI Ajak Masyarakat Investasi Saham Foto: Yakub Mulyono/detikcom
Jember - Bursa Efek Indonesia (BEI) gencar membuka Galeri Investasi di Indonesia. Selain menjadi tempat edukasi masyarakat tentang saham dan pasar modal, Galeri Investasi ini juga diharapkan mampu mendorong masyarakat menjadi bagian dari pemilik sejumlah perusahaan dengan berinvestasi dalam bentuk pembelian saham.

"Manfaatkan galeri kita bukan hanya untuk pendidikan, tapi untuk menambah kesejahteraan kita. Saya ulangi, untuk menambah kesejahteraan kita," kata Direktur Pengembangan Bisnis Bursa Efek Indonesia, Nicky Hogan, dalam sambutannya saat meresmikan Galeri Investasi di Universitas Muhammadiyah Jember, Jawa Timur, Rabu (3/4/2017).

Galeri Investasi yang diresmikan di Unmuh Jember ini, merupakan Galeri investasi yang ke -265. Ini hasil kerja sama tiga pihak antara BEI, Perguruan Tinggi dan perusahaan sekuritas. Karena namanya Galari Investasi, maka manfaatnya bukan hanya sekadar edukasi.

"Tapi lebih jauh dari itu adalah dimanfaatkan untuk kita mulai belajar berinvestasi. Galeri Investasi ini merupakan awal untuk kita masuk lebih jauh mengenai pasar modal, bursa efek dan investasi. Galeri Investasi sudah tersebar mulai dari Papua sampai Merauke. Tidak hanya di kota besar, bahkan (sekarang) di Jember sudah ada," kata Nicky.

Oleh karena itu, dia mengucapkan selamat datang di Bursa Efek Indonesia, Bursa dengan transaksi Rp 7,6 triliun per hari.

"Triliun itu nolnya dua belas," kata Nicky disambut applaus dan senyum hadirin. Dia melanjutkan, di BEI ada 540 perusahaan yang bisa dibeli sahamnya. "Dan kita bisa menjadi pemilik perusahaan itu," sambung Nicky.

Menurut Nicky, membeli saham merupakan sesuatu yang riil. Jika seseorang membeli saham sebuah bank, maka dia secara otomatis menjadi salah satu pemilik bank tersebut.

"Bukan sesuatu yang abstrak. Kalau saya membeli saham (perusahaan penerbangan) Garuda, saya adalah pemilik perusahaan Garuda. Minimal saya adalah pemilik salah satu pramugarinya," kata Nicky setengah bercanda yang kembali disambut tawa hadirin.

BEI buka Galeri Investasi Indonesia di JemberBEI buka Galeri Investasi Indonesia di Jember Foto: Yakub Mulyono/detikcom

"Jadi ingat, membeli saham artinya apa, menjadi pemilik perusahaan. Riil, nyata, kongkrit," lanjut Nicky.

Dia menjelaskan, harga saham di BEI tahun lalu rata-rata naik di atas 15 persen. Ini merupakan tertinggi ke-5 di dunia. Kenaikan itu bahkan tertinggi di Asia Pasifik. Dan Bursa Efek Indonesia merupakan satu-satunya bursa yang mengalami kenaikan tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

"Semoga pembukaan Galeri Investasi ini bisa menambah investor dan membawa berkah bagi kita semua," harapnya.

Sementara itu, Direktur PT Kresna Securities, Octavianus Budiyanto menjelaskan, meski dalam sepuluh tahun terakhir perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) begitu tinggi, namun yang menikmati hanya segelintir orang Indonesia. Ini yang membuat pihaknya sedih.

Fakta ini pula yang mendorong pihaknya bersama BEI mencoba hadir ke kampus – kampus untuk melakukan sosialisasi edukasi tentang berinvestasi di pasar modal. "Kita coba melakukan sosialisasi dan edukasi, bagaimana melakukan investasi secara baik dan benar," ujarnya.

Salah satunya adalah ikut berperan aktif dalam mendukung dibukanya Galeri Investasi di Unmuh Jember ini. "Coba kita manfaatkan bersama sehingga kita akan bisa menikmatinya di kemudian hari," pungkas Octavianus. (hns/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed