Lanjutkan penguatan, IHSG Parkir di 5.663

Lanjutkan penguatan, IHSG Parkir di 5.663

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 04 Mei 2017 12:37 WIB
Lanjutkan penguatan, IHSG Parkir di 5.663
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan laju penguatan di tengah koreksi pasar saham Asia. Dana asing belum berhenti mengalir masuk lantai bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.322 dibandingkan posisi kemarin sore Rp 13.303.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 8,723 poin (0,15%) ke level 5.656,091. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 2,191 poin (0,23%) ke level 938,741.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengawali perdagangan, Kamis (4/5/2017), IHSG dibuka bertambah 13,971 poin (0,25%) ke level 5.661,339. Indeks LQ45 dibuka melaju 2,939 poin (0,31%) ke level 939,489.

Masuki penutupan sesi pertama perdagangan siang ini, IHSG masih melanjutkan laju penguatannya. IHSG bertambah 16,585 poin (0,29%) ke 5.663,953. Indeks LQ45 menguat 4,873 poin (0,52%) ke 941,423.

Perdagangan hari ini berlangsung cukup ramai dengan transaksi sebanyak 188.631 kali transaksi dengan volume perdagangan 17,3 miliar lembar saham dengan nilai total mencapai Rp 5 triliun.

Tingginya nilai transaksi siang ini disumbang oleh transaksi crossing saham Pikko Land Development (RODA) senilai Rp 1,2 triliun.

Bursa-bursa Asia siang ini rata-rata bergerak di zona merah. Stagnannya pasar saham global memberi sentimen negatif.

Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Hang Seng melemah 122,70 poin (0,50%) ke level 24.573,43.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 1,350 poin (0,04%) ke level 3.134,00.
  • Indeks Straits Times melemah 12,79 poin (0,40%) ke level 3.225,02.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya, Jembo Cable (JECC) naik Rp 800 ke Rp 6.000, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 600 ke Rp 13.800, Unggul Indah (UNIC) naik Rp 550 ke Rp 3.950 dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 425 ke Rp 18.475.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Sinar Mas Multiartha (SMMA) turun Rp 1.000 ke Rp 7.000, United Tractors (UNTR) turun Rp 675 ke Rp 25.225, Surya Esa (ESSA) turun Rp 350 ke Rp 2.550 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 325 ke rp 12.050. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads