Semen Cibinong Naikkan Harga Semen 5-10 Persen
Selasa, 26 Apr 2005 17:40 WIB
Jakarta - PT Semen Cibinong tbk akan menaikkan harga semen sekitar 5-10 persen, seiring dengan meningkatnya biaya produksi serta mengikuti pemain lain yang telah lebih dahulu menaikkan harga.Hal tersebut disampaikan Dirut Semen Cibinong Timothy D. Mackay dalam paparan publik di Hotel Hilton, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (26/4/2005)."Kita akan menaikkan harga semen sebesar 5 persen, tapi dibawah 10 persen. Itu sudah mulai dilakukan sedikit demi sedikit. Sebenarnya untuk kenaikan harga kita mengikuti leader yang lain, karena kita hanya produsen terbesar ketiga setelah Semen Gresik dan Indocement," kata Timothy. Untuk tahun 2005, perseroan menargetkan bisa memproduksi semen 7,25 juta ton, naik dibandingkan tahun lalu yang sebesar 6 juta ton. Sedangkan total kapasitas yang ada sebesar 9,7 juta ton. Namun kapasitas maksimal itu menurut Timothy belum bisa dilakukan karena ada 2 pabrik di Narogong yang tidak bisa beroperasi. "Pabrik itu sudah tua. Rencananya, dalam waktu dekat kita akan melakukan perbaikan mesin, sehingga bisa menaikkan produksi," papar Timothy. Perseroan menganggarkan biaya capex tahun 2005 sebsar US$ 30 juta. Timothy menjelaskan untuk tahun 2005, ekspor Semen Cibinong yang saat ini mencapai 25 persen akan dikurangi sebesar 20 persen. Hal ini mengantisipasi tingginya permintaan semen di dalam negeri karena banyaknya proyek infrastruktur. Perseroan juga berencana mengurangi utang dalam mata uang dolar yang sat ini sebesar US$ 500 juta. Diharapkan, pada akhir tahun 2005, utang perseroan sudah berkurang US$ 300 juta karena restrukturisasi yang dilakukan dengan pihak ketiga. "Dengan adanya restrukturisasi tersebut, maka diharapkan tahun ini perseroan sudah bisa mencetak laba, dimana tahun sebelumnya masih mengalami rugi bersih Rp 533 miliar," kata Timothy. Ganti NamaPerseroan juga sudah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS hari ini untuk mengubah nama dari PT Semen Cibinong tbk menjadi PT Holchim Indonesia tbk. Holchim saat ini menguasai 77,33 persen saham di Semen Gresik. Menurut Timothy, alasan perseroan menggunakan nama Holchim adalah untuk mendapat pengakuan dan memberitahukan kepada seluruh pemegang saham bahwa perseroan adalah bagian dari Grup Internasional Holchim.Menurut Timothy, pergantian nama ini dapat memberikan nilai lebih seperti best practices standarisasi pengalaman dan keahlian dunia dari organisai besar. Selain itu juga diharapkan memberikan citra yang positif. Perseroan beberapa waktu lalu telah mengganti merek daganganya menjadi Semen Serba guna.
(qom/)











































