PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dari 540 emiten yang ada saat ini sudah masuk laporan keuangan sebanyak 382 perusahaan. Dari jumlah emiten yang telah melaporkan kinerjanya di kuartal I tahun ini sekitar 302 perusahaan membukukan laba bersih.
"Sementara sisanya 80 perusahaan mengalami rugi bersih," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (5/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dari sisi total pendapatan meningkat 6,4% dari Rp 603 triliun menjadi Rp 641 triliun. Lalu untuk total aset juga meningkat 11,4% dari Rp 7.659 triliun menjadi Rp 8.536 triliun.
"Itu karena aset kan bertambah terus. Misalnya bank membukukan laba tahun lalu kemudian dibelikan aset. Ekuitasnya juga naik 14% dari Rp 2.137 triliun jadi Rp 2.437 triliun," imbuhnya.
Dari catatan tersebut, kata Samsul sektor yang paling cemerlang adalah perkebunan, industri dasar, serta perdagangan. Emiten-emiten di sektor tersebut rata-rata mengalami peningkatan laba bersih di atas 100%.
"Itu yang terbaik, sisanya moderate saja, seperti sektor pertambangan laba bersih tumbuh 48%," tukasnya. (ang/ang)











































