Sahamnya Sering Di-crossing Sampai Triliunan Rupiah, Ini Kata BCA

Sahamnya Sering Di-crossing Sampai Triliunan Rupiah, Ini Kata BCA

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 08 Mei 2017 18:04 WIB
Sahamnya Sering Di-crossing Sampai Triliunan Rupiah, Ini Kata BCA
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Saham PT Bank Central Asia Tbk (CA) hari ini kembali menjadi motor penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sebab ada transaksi di saham BCA sebesar Rp 1,4 triliun.

Sebanyak 790 ribu lot saham berkode BBCA berpindah tangan pada pada pukul 11.34 waktu JATS. Transaksi itu dilakukan oleh dua broker di pasar negosiasi, yakni UOB Kay Hian Sekuritas (AI) sebagai penjual dan CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) sebagai pembeli dengan harga Rp 17.900 per saham.

Ini bukan pertama kali saham berkode BBCA ditransaksikan dengan jumlah yang besar. Sering kali saham BCA ditransaksikan dengan metode tutup sendiri (crossing). Namun pihak perseroan masih enggan menanggapi hal tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak sering, akhir tahun lalu memang ada crossing saham saja dari pemegang saham pengendali. Detilnya kita belum tahu untuk transaksi hari ini. Transaksi saham BCA rata-rata per harinya mencapai belasan juta," kata Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra saat dihubungi detikFinance, Senin (8/5/2017).

Sekadar informasi pada 11 November 2016, terjadi crossing saham BCA senilai Rp 117 triliun. Kala itu pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai crossing saham tersebut terkait dengan program tax amnesty.P ada struktur pemegang saham pengendali saat itu juga tidak berubah porsinya.

Kemudian pada 12 April 2017, juga terjadi crossing saham BCA senilai Rp 34 triliun. Transaski saat itu dilakukan lewat BCA Sekuritas senilai Rp 33,5 triliun, Citigroup Sekuritas Indonesia senilai Rp 89,5 miliar dan CLSA Sekuritas Indonesia RP 441,3 miliar. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads