Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 22,389 poin (0,39%) ke level 5.730,251. Indeks semakin mendekati rekor tertingginya sepanjang masa.
Investor asing berburu saham-saham bank. Dana asing pun terus mengalir masuk ke lantai bursa, secara year to date sudah mencapai Rp 23 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ambil untung banyak dilakukan investor domestik. Indeks jatuh ke zona merah setelah sempat naik ke posisi tertinggi hari ini di 5.745,847.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 167.891 kali dengan volume 8,619 miliar lembar saham senilai Rp 3,577 triliun. Sebanyak 125 saham naik, 176 turun, dan 106 saham stagnan.
Bursa-bursa regional masih bergerak mix hingga siang hari ini. Situasi politik dunia yang belum kondusif memberi sentimen negatif.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 32,65 poin (0,16%) ke level 19.863,05.
- Indeks Hang Seng naik 86,12 poin (0,35%) ke level 24.664,03.
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,94 poin (0,03%) ke level 3.077,67.
- Indeks Straits Times tumbuh 8,72 poin (0,27%) ke level 3.245,70.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 975 ke Rp 17.425, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 725 ke Rp 27.700, Matahari (LPPF) turun Rp 725 ke Rp 15.025, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 625 ke Rp 25.275. (ang/dnl)











































