Kuartal I, Laba BCA Naik 8,98 %

Kuartal I, Laba BCA Naik 8,98 %

- detikFinance
Rabu, 27 Apr 2005 18:10 WIB
Jakarta - PT Bank Central Asia tbk (BCA) mencatat kenaikan laba bersih kuartal I 2005 8,98 persen menjadi Rp 837 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 768 miliar. Kenaikan laba bersih juga diikuti kenaikan pendapatan bunga bersih 11,95 persen menjadi Rp 1,807 triliun dibandingkan periiode tahun lalu Rp 1,572 triliun. Demikian direktur keuangan BCA Jahja Setiaatmaja dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (27/4/2005).Total kredit BCA pada kuartal I 2005 mencapai Rp 41,59 triliun, naik 40,06 persen dibanding kuartal I 2004. LDR BCA juga meningkat dari 25,06 persen menjadi 32,42 persen. Kredit konsumen mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 82,84 persen dari posisi tahun lalu sebesar Rp 6,77 triliun. Sedangkan kredit korporasi meningkat 27,08 persen menjadi Rp 16,42 triliun, serta kredit komersil dan UKM meningkat 39,39 persen menjadi Rp 18,4 triliun. Dana pihak ketiga mencapai Rp 128 triliun, naik 8,32 persen dibanding periode tahun lalu. Sebanyak 52,23 persen berupa tabungan, 22,75 persen berupa giro dan 25,02 persen berupa deposito. Kinerja keuangan perseroan lainnya, CAR 26,64 persen yang turun dibandingkan periode tahun lalu 30,53 persen karena naiknya kredit. NPL Gross 1,51 persen dan NPL netto 0,62 persen. Total aset mencapai Rp 148 triliun.Jahja juga menjelaskan, efektifitas buy back saham baru bisa dilakukan setelah mendapat persetujuan RUPSLB dan BI. Dana yang disiapkan BCA untuk buy back mencapai Rp 2,1 triliun untuk membeli maksimal 5 persen dari total jumlah saham yang beredar. Menurut Jahja, saat ini perputaran saham BCA sebesar Rp 80-200 miliar per hari di pasar. Namun perseroan hanya melakukan buy back maksimal 25 persen dari total volume yang terjadi di pasar hari itu, atau sekitar Rp 20-60 miliar per hari. "Jadi perlu waktu untuk mencapai Rp 2,1 triliun. Secara internal, kita punya patokan pada harga berapa akan dibeli," kata Jahja tanpa menyebutkan angkanya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads