Follow detikFinance
Senin, 15 Mei 2017 19:12 WIB

Caplok Sevel, Ini Penjelasan Charoen Pokphand

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Muhammad Idris/detikFinance Foto: Muhammad Idris/detikFinance
FOKUS BERITA 7-Eleven Tutup
Jakarta - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) melalui entitas anak usahanya, PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI), membeli bisnis waralaba 7-Eleven atau Sevel di Indonesia dari PT Modern Sevel Indonesia (MSI). Transaksi peralihan bisnis bernilai Rp 1 triliun.

Presiden Direktur CPIN, Tjiu Thomas Effendy, mengatakan pihaknya hanya mengakusisi aset dalam hal ini franchise dari MSI, bukan membeli perusahaan tersebut.

"Kita beli franchise, bukan beli perusahaan. Kita tak beli perusahaan yang pegang frachise (MSI), kita hanya beli bisnisnya. Makanya judulnya business acquisition agreement," kata Thomas ditemui di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (15/5/2017).

Selain itu, pihaknya sendiri masih menunggu sejumlah kesepakatan dengan MSI dan induk pemegang merek Sevel yakni Seven & I Holding Co. Ltd.

[Gambas:Video 20detik]

"Jadi yang paling penting ada persetujuan dari Sevel internasionalnya, menyetujui atau sama-sama sepakat kalau kita (CPIN) jadi master franchise yang baru," kata Thomas.

Diungkapkannya, pembelian franchise Sevel dari MSI baru bisa dilaksanakan sepenuhnya setelah semua term of condition sudah rampung seluruhnya.

"Mengenai Sevel memang kita sudah tandatangani pada tanggal 19 April. Baru conditional sales purchase agreement, nah tentu di dalam itu namanya conditional, ada kondisi yang harus dipenuhi. Kondisi itu antara lain tentu persetujuan daripada prinsipal, dan lagi kalau semua kondisi terjadi atau terpenuhi baru transaksi," terang Thomas. (hns/hns)
FOKUS BERITA 7-Eleven Tutup
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed