Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini cenderung stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.304 dibandingkan posisi kemarin sore Rp 13.303.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 1,428 poin (0,03%) ke level 5.690,298. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,359 poin (0,04%) ke level 952,818.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama setelah pembukaan perdagangan, IHSG mulai melemah. Aksi jual di saham-saham unggulan jadi penyebabnya.
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG turun tipis 3,332 poin (0,06%) ke level 5.685,538. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 1,638 poin (0,17%) ke level 950,821.
Pelemahan berlanjut hingga penutupan perdagangan sesei pertama siang ini. IHSG turun 15,370 poin (0,27%) ke 5.673,500. Indeks LQ45 turun 4,803 poin (0,50%) ke 947,656.
Sebanyak 6 sektor saham mengalami penguatan dipimpin sektor industri dasar yang naik 1,06%. Perdagangan hingga siang ini telah terjadi sebanyak 210.414 kali transaksi dengan volume mencapai 4,2 miliar lembar saham dan nilai transaksi mencapai Rp 3,3 triliun.
Sebanyak 138 saham mengalami penguatan, 161 saham melemah dan 103 stagnan.
Pelemahan terhadap IHSG terjadi di tengah pelemahan mayoritas bursa saham asia siang ini. Situasi geopolitik dunia yang masih panas jadi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
Indeks Nikkei 225 naik 37,439 poin (0,19%) ke level 19.907,289.
Indeks Hang Seng turun 79,129 poin (0,31%) ke level 25.292,461.
Indeks Komposit Shanghai melemah 12,670 poin (0,41%) ke level 3.077,56.
Indeks Straits Times berkurang 31,250 poin (0,96%) ke level 3.232,960.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Indocement (INTP) naik Rp 725 ke Rp 18.525, Siloam International (SILO) naik Rp 350 ke Rp 12.200, Surya Esa (ESSA) naik Rp 210 ke Rp 2.750, dan Medco (MEDC) naik Rp 150 ke Rp 2.710.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 850 ke Rp 17.400, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 500 ke Rp 73.100, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 475 ke Rp 26.400, dan United Tractors (UNTR) turun Rp 425 ke Rp 24.125. (dna/ang)











































