Ramayana Tak Gentar Hadapi Serbuan E-Commerce

Ramayana Tak Gentar Hadapi Serbuan E-Commerce

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 16 Mei 2017 14:33 WIB
Ramayana Tak Gentar Hadapi Serbuan E-Commerce
Direktur Ramayana, Suryanto (kanan). Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) optimistis pusat perbelanjaanya masih bisa bersaing di ranah bisnis fashion. Meskipun kini iklim persaingan bisnis fashion semakin panas dengan hadirnya banyak department store ternama di Indonesia.

Peta persaingan bisnis fashion di Indonesia juga mulai meluas ke e-commerce seiring penetrasi internet yang semakin kuat. Namun berbeda para pesaingnya yang melebarkan sayap dengan membuka e-commerce, Ramayana masih bertahan dengan penjualan langsung di toko.

Direktur Ramayana Suryanto menjelaskan, pihaknya masih enggan menggembangkan penjualan secara online lantaran industri e-commerce di Indonesia dipandang masih belum berkembang, apalagi untuk produk fashion.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kami belum mau investasi cukup besar untuk bisnis online ini, kecuali sudah berkembang besar baru kami masuk," tuturnya di Hotel Ashley Indonesia, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Menurut Suryanto, bagi masyarakat Indonesia untuk membeli pakaian masih lebih tertarik untuk datang langsung ke toko. Sebab dengan begitu pembeli bisa melihat langsung pakaian yang diinginkan dan mencobanya langsung.

"Jadi E-commerce untuk baju belum mengancam Ramayana, size-nya masih cukup kecil. Karena untuk pakaian mereka ingin mencoba dulu, coba pegang bajunya dulu," tambahnya.

Ramayana juga masih konsisten untuk menargetkan pangsa pasar menengah ke bawah. Bagi segmen tersebut juga masih awam dan takut untuk berbelanja secara online. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads