Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.336 dibandingkan posisi sore pekan lalu Rp 13.320.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 11,557 poin (0,20%) ke level 5.700,774. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 2,906 poin (0,30%) ke level 950,914.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli pagi ini banyak dilakukan investor domestik. Sedangkan investor asing melepas saham secara bertahap.
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik tipis 0,757 poin (0,01%) ke level 5.713,088. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 0,403 poin (0,04%) ke level 953,417.
Namun, jelang siang IHSG menguat dan masih berlanjut hingga menutup perdagangan sesi pertama siang ini. IHSG naik 11,484 poin (0,20%) ke 5.723,815. Indeks LQ45 naik 1,765 poin (0,19%) ke 956,585.
Hingga siang ini, telah terjadi 166.365 kali transaksi sebanyak 4,8 miliar lembar saham senilai Rp 2,3 triliun. Sebanyak 163 saham menguat, 108 saham turun, dan 124 saham stagnan. Mayoritas sektor saham menguat dipimpin sektor perdagangan sebesar 0,93%.
Pasar saham China dan Hong Kong hari ini tutup menyambut libur nasional perayaan Tuen Ng Festival. Bursa Asia yang buka hari ini bergerak mix.
Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
Indeks Nikkei 225 naik sangat tipis 6,07 poin (0,07%) ke level 19.688,88.
Indeks Straits Times turun 11,70 poin (0,37%) ke level 3.202,08.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.400 ke Rp 74.800, Unggul Indah (UNIC) naik Rp 775 ke Rp 7.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 700 ke Rp 26.725, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 18.950.
Saham-saham yang turun signifikan dan masuk jajaran top losers di antaranya, Bank Nusantara (BBNP) turun Rp 460 ke Rp 1.450, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 275 ke Rp 8.650, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 200 ke Rp 47.125 dan Indofarma (INAF) turun Rp 190 ke Rp 3.700. (dna/mkj)











































