Setelah Investment Grade, Obligasi RI Jadi Menarik di Mata Asing

Setelah Investment Grade, Obligasi RI Jadi Menarik di Mata Asing

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 30 Mei 2017 19:52 WIB
Setelah Investment Grade, Obligasi RI Jadi Menarik di Mata Asing
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Setelah investment grade yang diberikan oleh lembaga pemeringkat Standard & Poor's kepada Indonesia pasar obligasi akan lebih bergairah dan menarik di mata investor asing. Hal ini juga karena yield yang ditawarkan masih besar dibandingkan negara Asia lainnya.

Analis Fix Income Mandiri Sekuritas Handy Yunianto mengatakan per Mei obligasi sudah tumbuh di kisaran 8,5%. Menurut dia ini merupakan pencapaian yang baik.

"Yang perlu dilihat adalah, Bank Indonesia (BI) tidak menaikkan suku bunga acuan untuk mempertahankan posisi ini," kata dia dalam Macro Economic Outlook di Gedung Bank Mandiri, Jakarta (30/5/2017

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anto mengungkapkan, dengan predikat tersebut diprediksi aliran modal masuk akan terus meningkat dan terus memberikan kinerja yang baik ke prospek surat utang.

Dia menjelaskan, saat ini obligasi di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain.

Terakhir per 29 Mei yield obligasi Indonesia tercatat masih 6,95% lebih tinggi dibandingkan negara asia lain seperti India (6,66%), Vietnam (6%), Filipina (5,16%), Malaysia (3,87%), China (3,75%), Thailand (2,63%), Singapura (2,12%), Hong Kong (1,32%) dan Jepang (0,04%)

"Semua faktornya masih positif, yield yang ditawarkan juga masih menarik," ujarnya.

Namun yang mesti diwaspadai risiko global adalah politik pemilihan umum, Brexit, devaluasi China Yuan. Peningkatan Fed Fund Rate (FFR) dan depresiasi nilai tukar. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads