Jumlah Investor Pasar Modal Sudah 1 Juta

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 09 Jun 2017 16:28 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pasar modal sebagai alternatif wadah investasi sepertinya semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Hal itu terlihat dari jumlah investor yang terus bertambah.

Bahkan, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia tembus hingga 1 juta. Tercatat hingga Rabu 7 Juni 2017 jumlah Single Investor Identification (SID) sebanyak 1.000.289.

Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi mengatakan jumlah tersebut merupakan jumlah SID terkonsolidasi yang terdiri dari investor pemilik saham, surat utang, reksa dana, Surat Berharga Negara (SBN) dan efek lain yang tercatat di KSEI.

"Jumlah investor yang telah melebihi satu juta tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa bagi pasar modal di Indonesia. Hal tersebut tidak lepas dari upaya regulator pasar modal untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan berinvestasi melalui pengembangan infrastruktur, pelaksanaan edukasi dan sosialiasi pasar modal di berbagai daerah, serta kontribusi dari seluruh pelaku pasar," tuturnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/6/2017).

Wanita yang akrab disapa Kiki itu menambahkan, SID merupakan identitas tunggal yang wajib dimiliki oleh investor pasar modal. Penerapan kewajiban SID tersebut berlaku sejak tahun 2012.

Di tahun 2016, jumlah investor yang tercatat di KSEI semakin terkonsolidasi melalui implementasi Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) di Agustus 2016 dan ditunjuknya KSEI sebagai SID Generator untuk investor Surat Berharga Negara pada Oktober 2016. Sejak saat itu menurut Kiki mampu meningkatkan jumlah investor pasar modal hingga 2 kali lipar.

"Sebelum ada S-INVEST, jumlah investor yang tercatat di KSEI berkisar antara 400-500 ribu, kemudian melonjak menjadi 800 ribu pada Agustus tahun lalu. Bagi KSEI, adanya konsolidasi SID sejak tahun lalu memberikan kemudahan dari segi pengawasan dan pembentukan data investor sebagai acuan bagi pengembangan pasar," tukasnya. (ang/ang)