Menurut Kepala Analis Universal Broker Satrio Utomo turunnya nilai dan volume transaksi saat ini tidak perlu dikhawatirkan. Sebab kondisi ini akan kembali normal pasca lebaran.
"Biasanya akan kembali normal H+7 atau seminggu setelah lebaran," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Senin (12/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang saya lihat masih ada risikonya. Kalau libur terlalu lama dan bursa globalnya turun. Sekarang kan indeks Dow Jones masih mix, memang sedang naik tapi saya kita tidak lama," imbuhnya.
Selain itu, menurut Satrio seminggu sebelum libur Lebaran, biasanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan sedikit menguat lantaran ada beberapa saham yang selalu menguat pada periode tersebut. Saham yang dimaksudnya adalah adalah saham-saham di sektor ritel.
"Ada yang bilang sektor ritel, karena akan ada angka penjualan saat Lebarannya. Tapi enggak tahu juga, saya ragu karena penjualan ritel lagi tidak bagus juga," imbuhnya.
Satrio merekomendasikan untuk lebih berhati-hati dalam masa perdagangan saat ini. Dia memprediksi IHSG akan tembus level support di 5.577. Direkomendasikan untuk melakukan akumulasi beli pada saham-saham tertentu ketika IHSG turun melebihi level tersebut.
"Ya kalau sudah di bawah 5.600 lah baru mengambil posisi. Menurut saya ini sebentar lagi, karena sudah mendekati meskipun hari ini cenderung menguat," tukasnya.
Sebagai gambaran, menurut data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,18% dari posisi akhir pekan sebelumnya 5.742,44 menjadi 5.675,52. Nilai kapitalisasi pasar IHSG juga turun 1,11% dari Rp 6.255,17 triliun menjadi Rp 6.186,68 triliun.
Sepinya perdagangan juga terlihat dari turunya rata-rata nilai transaksi harian sepanjang pekan kemarin sebesar 34,57%. Pada pekan sebelumnya rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp 10,01 triliun, di akhir pekan kemarin turun jadi Rp 6,55 triliun.
Rata-rata volume transaksi harian saham IHSG juga turun hingga 54,86% dari 17,79 miliar unit saham menjadi 8,03 miliar unit saham. Lalu, rata-rata frekuensi transaksi harian saham IHSG pun ikut turun 3,73% dari 300,15 ribu kali transaksi menjadi 288,96 ribu kali transaksi.
Di sepanjang pekan kemarin investor asing juga tercatat melakukan jual bersih sebesar Rp 2,10 triliun. Meski demikian aliran dana investor asing sampai dengan saat ini masih tercatat beli bersih dengan total nilai Rp 19,55 triliun. (dna/dna)











































