Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.280 sama dengan posisi kemarin sore Rp 13.280.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 16,596 poin (0,29%) ke level 5.776,301. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 4,175 poin (0,43%) ke level 970,003.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG terpangkas 12,211 poin (0,21%) ke level 5.780,686. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 3,545 poin (0,36%) ke level 970,633.
Pelemahan berlanjut hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama. IHSG turun 12,987 poin (0,22) ke 5.779,910. Indeks LQ45 turun 3,775 poin (0,39%) ke 970,403.
Aksi jual menyasar saham-saham unggulan. Hanya beberapa sektor saja yang masih bisa menguat, sisanya jatuh ke zona merah gara-gara sentimen naiknya suku bunga The Fed.
Posisi tertinggi IHSG sempat terjadi pada posisi 5.791,204 dan terendah pada 5.773,156. Hingga siang ini, telah terjadi 149.970 kali transaksi sebanyak 3 miliar lembar saham senilai Rp 2,4 triliun.
Enam sektor saham melemah dipimpin sektor aneka industri yang turun 2,51%. Sebanyak 140 saham menguat, 136 saham melemah dan 125 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia pagi ini kompak melemah. Sentimen bunga The Fed juga terasa di pasar saham regional.
Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
Indeks Nikkei 225 turun 51,330 poin (0,26%) ke level 19.832,189.
Indeks Hang Seng berkurang 260,971 poin (1,01%) ke level 25.614,930.
Indeks Komposit Shanghai mundur 1,090 poin (0,03%) ke level 3.129,580.
Indeks Straits Times melemah 19,270 poin (0,59%) ke level 3.234,160.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 850 ke Rp 79.850, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik Rp 465 ke Rp 5.075, Metropolitan Kentjana (MKPI) naik Rp 450 ke Rp 26.150 dan Matahari (LPPF) naik Rp 275 ke Rp 14.950.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antarnya, United Tractors (UNTR) turun Rp 600, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 475 ke Rp 17.600, Siloam (SILO) turun Rp 300 ke Rp 12.350 dan Astra International (ASII) turun Rp 275 ke Rp 8.875. (dna/mkj)











































