Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, pasar modal Indonesia sudah mengalami banyak pengalaman pemilihan umum dan pilkada. Namun baru kali ini pasar modal menghadapi pilkada serentak. Dia memandang ada potensi penarikan dana sebagai modal kampanye.
"Historically, pilkada bursa tidak terpengaruh dengan situasi politik, yang saya tidak punya pengalaman nanti pilkada serentak. Artinya dulu kan dana yang keluar adalah dana dati bawah bantal semua, sekarang kan dari luar bantal semua. Itu yang kita tidak punya pengalaman sampai saat ini, apakah dana ini akan keluar," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (15/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemilui 2009, 2004, pilkada dua kali, Ahok di penjara tidak ganggu kok," imbuhnya.
Selain itu, menurut Tito kondisi fundamental ekonomi RI saat ini juga dalam kondusi yang kondusif. Sehingga dia yakin pasar modal masih dalam tren yang poisitif.
"Politik tidak pernah mengganggu perdagangan bursa dan kita percaya confidence pemerintah, kemudian naiknya indeks dan semuanya menunjukan tanda baik," tukasnya. (dna/dna)











































