Follow detikFinance
Minggu 18 Jun 2017, 11:15 WIB

Pertaruhan Amazon Beli Ritel Tradisional Whole Foods Rp 180 T

Danang Sugianto - detikFinance
Pertaruhan Amazon Beli Ritel Tradisional Whole Foods Rp 180 T Foto: Amazon
Jakarta - Amazon membuat taruhan besar di ranah bisnis toko fisik dan makanan. Perusahaan e-commerce raksasa dunia ini mengumumkan telah mengakuisi gerai-gerai Whole Foods senilai US$ 13,7 miliar atau setara dengan Rp 180,84 triliun (kurs Rp 13.200).

Melansir CNN Money, Minggu (18/6/2017), transaksi tersebut berdasarkan kesepakatan harga saham Whole Sale di level US$ 42 per saham. Angka tersebut 27% lebih tinggi dibandingkan dengan harga saham pada perdagangan Kamis 15 Juni 2017.

Pihak Amazon memastikan, bahwa toko Whole Foods akan terus beroperasi dengan nama yang sama sebagai unit bisnis yang terpisah dari Amazon. Selain itu John Mackey juga akan tetap menjadi CEO Whole Foods dengan kantor pusat yang juga tetap berada di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS).

Kesepakatan itu menunjukkan ketertarikan Amazon untuk beralih ke bisnis operasi toko-toko tradisional. Cukup aneh, sebab transaksi tersebut terjadi ketika banyak toko ritel yang tutup akibat pertumbuhan Amazon.

Ini juga menunjukkan ketertarikan Amazon pada bisnis bahan makanan. Amazon juga kini memiliki layanan pengiriman, AmazonFresh, dan sedang bereksperimen dengan skema 'click and collect'. Sistem tersebut menawarkan pelanggan untuk membeli bahan makanan secara online, kemudian memilih mereka secara langsung.

Bisnis supermarket, seperti banyak ritel lainnya, sebenarnya dipukul keras oleh meningkatnya persaingan dari Amazon itu sendiri, begitu pula Walmart (WMT).

Raksasa toko ritel Kroger mengatakan pada hari Kamis bahwa keuntungannya untuk tahun ini akan lebih rendah dari perkiraan Wall Street, sehingga sahamnya turun hampir 20%.

Kemudian saham Kroger merosot 13% lebih lanjut pada hari Jumat setelah detail Amazon Whole Foods diumumkan. Sementara saham Walmart turun 5%, meski mengumumkan kesepakatan perdagangan online. Perusahaan itu membeli perusahaan pakaian pria Bonobos.

Tapi saham Amazon naik 3%. Investor sepertinya tidak terlalu peduli dengan berapa pengeluaran perusahaan atas transaksi tersebut. Sebuah peringatan tentang kemungkinan penurunan peringkat kredit oleh lembaga pemeringkat S&P Global Ratings juga tidak menghantam saham Amazon. (mkj/mkj)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed