Arpeni Pratama Tawarkan Harga Saham IPO Rp 700-1.200
Senin, 02 Mei 2005 12:37 WIB
Jakarta - Perusahaan Jasa Angkutan laut, PT Arpeni Pratama Ocean Line tbk menawarkan harga sama dalam IPO di kisaran Rp 700-1.200 per saham. Jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 500 juta saham baru atau 33,3 persen dari keseluruhan saham perusahaan. "Price earning ratio (PER) untuk kisaran harga Rp 700-1.200 tersebut adalah 4,7 sampai 8 kali. Sedangkan PER untuk industri sejenis sebesar 6 kali," kata Rusmin Kasmin, Direktur Keuangan DBS Vickers Securities dalam paparan publik di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (2/5/2005). DBS Vickers adalah penjamin emisi bersama dengan Mandiri Sekuritas. Rencananya, saham tersebut akan dicatatkan BEJ pada 10 Juni 2005 dengan masa penawaran awal atau book building 2-18 Mei 2005. Sedangkan masa penawaran 1-3 Juni 2005. Perseroan selain akan melakukan roadshow domestik juga akan melakukan roadshow internasional pada 4-13 Mei dengan negara tujuan Singapura, Hong Kong dan London. "Kita berharap mendapat investor institusi di ketiga negara tersebut," ujar Rusmin.Dana dari hasil IPO ini, sebesar 90 persen akan digunakan untuk pembiayaan investasi dengan pembelian 12 kapal dengan jenis dry bulk, tug boat, barge, floating crane dan tanker dengan total kapasitas 300 ribu ton. Sisanya sebesar 10 persen akan digunakan untuk modal kerja perseroan. Saat ini perseroan sudah memiliki 31 kapal pendiri dan 10 kapal yang disewa baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek dengan kapsitas 600 ribu ton dan rata-rata usia kapal 12,1 ton. Sementara Dirut Perseroan Oentoro Surya mengatakan, dengan penambahan jumlah kapal, diharapkan pangsa pasar Arpeni yang mengkhususkan pada jasa pengangkutan batu bara bisa naik asmpai 20 peren, dimana saat ini masih sangat kecil karena 95 persen masih dikuasai asing. "Kita merupakan satu-satunya pemain untuk pengangkutan batu bara denagn pelanggan antara lain Arutmin dan Adaro," ujar Oentoro.Arpeni merupakan satu grup dengan perusahaan perkapalan lainnya yakni PT berlian Laju tanker tbk yang fokus ke jasa pengangkutan minyak dan bahan kimia dibawah bender BSG (Bagusnusa Samudera Gemilang). Sebelum IPO, komposisi kepemilikan IPO adalah PT BSG (53,97 persen), PT Mandira Sani Pratama (46,02 persen) dan Ayrus (0,01 persen).Tahun 2005 perseroan mengharapkan peningkatan laba bersih dan pendapatan sebesar 30 persen dimana tahun 2004, pendapatan Arpeni sebesar Rp 845,9 miliar dan laba bersih Rp 77,3 miliar. Rencananya, perseroan juga akan menawarkan sebanyak 50 juta lembar saham sehubungan dengan opsi penjatahan lebih.
(qom/)











































